Selasa, 10 April 2018

Ekspedisi Jawa Timur 1 (Bangkalan, Madura)

Kali ini saya akan berbagi tulisan mengenai wilayah-wilayah di Jawa Timur. Kebetulan sedang ada project konstruksi di Kota Surabaya. Di sela-sela waktu saya sempatkan menjelajahi wilayah-wilayah atau tempat rekreasi di Jawa Timur. Tempat pertama yang saya jelajahi adalah Pulau Madura.

Penasaran akan Jembatan Suramadu, dan pulau Madura, jam 4 sore hari minggu saya niatkan ke sana.
Berbekal bayangan dari matahari saya selusuri jalan menuju kota dan ke arah utara. Setelah masuk kota Surabaya petunjuk arah menuju Jembatan Suramadu sangat jelas dan bisa kita ikuti. sekitar 45 menit saya sampai di ujung Jembatan pulau jawa.

 Route Surabaya-Bangkalan Madura lewat Jembatan Suramadu

Seru sekali bisa bersepeda di atas jembatan yang dibawahnya laut. Angin cukup kencang sehingga harus berhati-hati ketika ketika mengendarai sepeda motor. Melewati jembatan suramadu dengan sepeda motor tidak dikenakan biaya dan dilarang berhenti untuk berfoto.

Sampai di ujung jembatan atau di pulau Madura ternyata suasana sepanjang jalan sepi, sampai ketemu pertigaan yang ke kanan Sampang dan ke kiri Bangkalan.
Pertigaan Suramadu, kiri ke Bangkalan, kanan ke Sampang 

Kota yang pertama saya kunjungi adalah bangkalan, selain kota paling dekat dengan jembatan Suramadu, disana ada kuliner yang terkenal yaitu Bebek Songkem & Bebek Sinjai. Karena informasi dari teman yang enak Bebek Sinjai maka Bebek Sinjai yang saya tuju. 
Bebek Sinjai + Nasi + Minum Rp. 25.000

Jika ingin makan di Bebek Sinjai harus benar-benar sabar, karena antriannya yang bisa berjam-jam. Kebetulan saya kesana sudah sore jadi antriannya paling 20 menitan, rasanya memang luar biasa daginggnya empuk, gurih dan enak, beda dengan Bebek Sinjai di cabangnya di Surabaya, disini rasanya keliatan lebih fresh mungkin karena tidak sempat di freezer sehingga daging masih segar.

Menjelang magrib saya menuju alun-alun Bangkalan & sholat magrib di Masjid Bangkalan. Interior masjid banyak terbuat dari ukiran kayu jati. Pengurus masjid mengatur terlebih dahulu supaya shaf solat terisi terlebih dahulu sampai ke pinggir. Bacaannya merdu sehingga bisa lebih khusu. Selesai sholat saya bergegas balik ke arah Suramadu & Surabaya.

Tips menyeberangi jembatan Suramadu menggunakan sepeda motor :
1. Pastikan bensin cukup karena di tengah jembatan tidak ada jual bensin dan dilarang berhenti.
2. Ketika ada tanda-tanda hujan, gunakan mantel hujan sebelum melewati jembatan
3. Jika angin kencang (masih masuk skala aman) seimbangkan motor kita.
4. Untuk sepeda motor tidak perlu membayar walaupun ada gate.
5. Berkendara mengikuti kecepatan yang di sarankan karena jalan pas hanya untuk dua sepeda motor.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar