Idul Fitri 1435 H atau tahun 2014, saya berkesempatan mudik ke Kebumen, Jawa Tengah.
Tidak seperti mudik-mudik 5 tahun lalu selagi Biyung (Ibu) masih ada, masakannya membuat saya kangen. Di Cilegon tempat saya bekerja, istri saya coba membuat masakan-masakan tersebut.
Mulai dari soto gombong, tahu ulek dan bumbu pecel berhasil dibuat sempurna. Kecap cap kenjcana dan teh cap catut khas Kebumen melengkapi rasa khasnya. Indahnya hari libur saya bersama keluarga semakin lengkap dengan kuliner khas kebumen yang diciptakan di rumah
Kali ini saya terinspirasi "Pelas Yuyu"
kenapa pelas yuyu?
Ketika saya sekolah di tingkat SMK, ibu saya sering berjualan pelas yuyu siap makan ke pasar, rasaya sangat enak dan khas. Bahan-bahan dan semua bumbu rempah-rempah didapatkan dari alam dan tanpa penyedap sehingga rasanya benar-benar natural dan enak. Dulu saya lupa bantuin apanya, hanya teringat rasanya.
Resepnya
1) BAHAN-BAHAN
1) Kelapa setengah tua ½ butir
2) Yuyu 10 ekor
3) Daun pisang secukupnya
4) Biting secukupnya
2. BUMBU
1) Bawang merah 4 buah
2) Ketumbar ½ sendok teh
3) Bawang putih 3 siung
4) Kencur ½ rsj
5) Lombok merah 2 buah
6) Laos 1 iris
7) Lombok rawit 5 buah
8) Garam ½ sendok makan
3. CARA PEMBUATAN
1) Yuyu dibersihkan, ditumbuk diambil airnya. (jika
menumbuknya lembut
yuyu yang masih muda bias dicampurkan semuanya) tidak perlu airnya
saja
2) Kelapa dibersihkan, diparut.
3) Bumbu dihaluskan dicampur dengan
kelapa dan tumbukan yuyu
4) Dibungkusi daun pisang, dikukus
sampai masak
Pelas yuyu
Yuyu adalah sejenis kepiting air tawar. Kata ini diambil dari bahasa Jawa. Ketam air tawar ini ada banyak jenisnya, dan kerap didapati di sungai-sungai, danau, dan persawahan; termasuk di parit-parit dan tanah bencah di sekitarnya. Dalam ilmu zoologi, jenis-jenis yuyu biasanya tergolong ke dalam suku Parathelphusidae atau Gecarcinucidae, superfamilia Gecarcinucoidea. Yuyu tidak jarang terlihat di luar air. Berbeda dengan kepiting laut yang sepasang kaki belakangnya berbentuk pipih, kaki yuyu semuanya memiliki ujung lancip. Tempurung punggung yuyu umumnya berwarna kecoklatan, kehitaman, hingga ungu gelap; kerap memiliki lekukan seperti bekas terinjak tapak kaki kuda. Tepi tempurungnya kadang-kadang ada yang memiliki beberapa duri kecil.
(http://id.wikipedia.org/wiki/Yuyu)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar